Tulisan di bawah dibuat waktu saya sudah lama nggak bikin review, sekitar awal November kemarin. Tapi akhirnya justru tulisan-tulisan review saya yang naik duluan. Karena saya males ngedit, jadi ya…silakan dibaca kalau berkenan lah.

Lama banget nggak nge-blog, rasanya sampai kagok mau nulis apa. Jadi, saya nggak bikin review dululah. Kali ini saya pengen cerita-cerita soal food in fiction aja.

Pernah nggak, kalian baca satu buku atau cerpen berulang-ulang karena makanan yang diceritakan di dalamnya? Padahal yang kalian baca itu bukan komik atau novel bertema kuliner. Tapi entah kenapa deskripsi makanan di dalam cerita terdengar begitu enak dan bikin kalian ngiler sampai rela baca berkali-kali.

Dinner scene The Hunger Games movie. Photo credit: Lionsgate

Dinner scene The Hunger Games movie.      Photo credit: Lionsgate

Jujur saya sering mengalami hal itu. Baca buku berulang-ulang karena pengen ketemu dengan sederet kalimat yang mendeskripsikan betapa enaknya makanan yang disantap tokoh utama. Buku yang bisa bikin jatuh cinta sama makanannya ini antara lain Pesta Jangkrik (Arswendo Atmowiloto), St. Clare (Enyd Blyton), Kocchimuite, Miiko! (Ono Eriko), dan The Hunger Games (Suzanne Collins). Di The Hunger Games, misalnya. Sup daging domba yang dimakan Katniss dan Peeta di gua benar-benar membangkitkan selera makan saya (atau memang saya yang pikirannya ke makanan mulu).

Tapi ternyata bukan cuma saya yang gampang ngiler sama makanan di novel. Beberapa waktu lalu saya menemukan blog-nya book lover asal Honolulu, Hawaii ini. Namanya Fictional Food. Crystal “Pikko” Watanabe, si pemilik merupakan food blogger sekaligus co-author buku resep Yum-Yum Bento Box: Fresh Recipes for Adorable Lunches. Si Crystal ini negfans banget sama The Hunger Games (seperti saya) dan suka bikin postingan makanan dari novel yang dia suka, antara lain The Hunger Games dan Game of Thrones.

Asiknya lagi, dia mempraktikkan beberapa makanan dari buku-buku itu. Salah satunya signature bread Distrik 11, rumahnya Katniss ini.

Ada juga sup daging groosling dan umbi-umbian yang dibikin secara asal-asalan oleh Katniss di arena The hunger Games 74. Itu lho, yang dia bikin buat Peeta (fangirling saya sama THG memang nakutin. Saya inget hampir semua adegan dan dialog dalam 3 novel itu. hahaha..)

Sup groosling dan umbi-umbian ala Katniss. Photo credit: Fictionalfood.net

Sup groosling dan umbi-umbian ala Katniss.      Photo credit: Fictionalfood.net

I mince groosling until it’s practically mush and mash some of Rue’s roots. Fortunately, they’ve both been roasted already so they mostly need to be heated up. Already, between the sunlight and the rocks, the water’s warm. I put in the meat and roots, swap in fresh rocks, and go find something green to spice it up a little. Before long, I discover a tuft of chives growing at the base of some rocks. Perfect. I chop them very fine and add them to the pot, switch out the rocks again, put on the lid, and let the whole thing stew.

The Hunger Games by Suzanne Collins

Atau sup daging domba plus buah plum kering yang bikin saya ngiler itu.

Lamb stew with dried plums. Photo credit: Fictionalfood.net

Lamb stew with dried plums.     Photo credit: Fictionalfood.net

Menu makan siang Katniss dan Cinna juga kayaknya enak banget. hahaha…

Ayam saus jeruk ala Capitol. Photo credit: Fictionalfood.net

Ayam saus jeruk ala Capitol.      Photo credit: Fictionalfood.net

“Cinna invites me to sit on one of the couches and takes his place across from me. He presses a button on the side of the table. The top splits and from below rises a second tabletop that holds our lunch. Chicken and chunks of oranges cooked in a creamy sauce laid on a bed of pearly white grain, tiny green peas and onions, rolls shaped like flowers, and for dessert, a pudding the color of honey.

The Hunger Games by Suzanne Collins

Apalagi sup raspberry yang unyuk ini.

Capitol’s Frothy Raspberry Soup. Photo credit: Fictionalfood.net

Capitol’s Frothy Raspberry Soup.         Photo credit: Fictionalfood.net

My resolve is almost immediately broken at the first table, which has twenty or so soups, when I encounter a creamy pumpkin brew sprinkled with slivered nuts and tiny black seeds. “I could just eat this all night!” I exclaim. But I don’t. I weaken again at a clear green broth that I can only describe as tasting like springtime, and again when I try a frothy pink soup dotted with raspberries.

The Hunger Games by Suzanne Collins

Banyak banget makanan dari trilogi The Hunger Games yang dipraktikkan oleh Crystal. Bahkan keju bungkus daun yang dibikin Prim pun ada. Makanan aneh-aneh dari Game of Thrones juga ada. Asyiknya lagi, Crystal nggak pelit bagi-bagi resepnya. Saya berminat praktik salah satunya tetapi belum sempat. Bahan-bahannya banyak yang lumayan susah dicari sih. Tapi kalau ada yang mau praktik monggo, saya kepingin banget lihat hasilnya. hahaha. Ini lho list resepnya.

Dan ternyata lagi, lumayan banyak foodie/fans THG yang mencoba bikin makanan-makanan dari buku itu. Situs yang satu ini juga lumayan keren. Presentasi makanannya bagus. Makanan simpel di novel jadi kelihatan enak banget. Ini contohnya.

Prim's Basil Goat Cheese. Photo credit: Tablespoon.com

Prim’s Basil Goat Cheese.    Photo credit: Tablespoon.com

Advertisements

About tantri06

30 Years old daydreamer. Still trying to improve my bad writing skill and poor english.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s